SKRIPSI

loading...
Tampilkan postingan dengan label UJI ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA METODE KUANTITATIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UJI ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA METODE KUANTITATIF. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2019

MENGENAL METODE KUANTITATIF ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA


penelitian

METODE KUANTITATIF ADALAH suatu metode penelitian bedasarkan statistik, kita perjelas lagi : suatu metode dalam karya ilmiah yang menjelaskan suatu penelitian bedasarkan statistik atau angka dalam laporan yang akan dibuat oleh peneliti. METODE KUANTITATIF ini ada beberapa uji, yaitu uji analisis regresi linier berganda, uji banding, uji path, uji campuran dengan kualitatif.
yang akan kita bahas adalah uji analisis regresi linier berganda dulu dalam pembahasan kali ini.

uji analisis regresi linier berganda ini merupakan penelitian yang variabel X nya lebih dari satu, apabila variabel X (independen) nya ini satu disebut uji analisis regresi linier sederhana.

algoritma

uji analisis regresi linier berganda ini merupakan suatu pembuktian dengan angka untuk pencarian apakah ada pengaruh atau tidak. dengan kata lain ini adalah sebuah cara untuk pembuktian dan mencari apakah variabel X (Independen) berpengaruh atau tidak nya dengan variabel Y (dependen) dengan pembuktian angka dengan uji uji tertentu yang berupa statistik atau angka.

penelitian ini harus bedasarkan atau berlandakan literatur para ahli, dan jangan sampai anda membuat skripsi atau karya ilmiah tanpa berlandaskan teori para ahli tersebut, klik disini untuk reverensi literatur manajemen


Jumat, 14 Juni 2019

MACAM MACAM UJI ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA METODE KUANTITATIF

kali ini saya akan membahas macam macam uji analisis regresi linier berganda yang sering digunakan dalam skripsi metode kuantitatif, sebelum memahas macam macam uji analisis regresi linier berganda ini kita harus tau dulu apa itu analisis regresi linier berganda, analisis regresi linier berganda adalah seberapa besar variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen.
uji yang pertama dilakukan adalah uji validitas dan reabilitas, pengujian ini digunakan untuk kelayakan dan kehandalan data yang akan diolah.
time

untuk lolos uji validitas ini dengan cara membandingkan r hitung dengan r tabel, dikatakan data tersebut memenuhi validitas apabila r hitung > r tabel hal ini diperkuat oleh teori ghozali (2013;53). r tabel didapat dari taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05) dengan derajat bebas atau degree of freedom (df), menggunakan rumus :


 df = n - 2  
                     keterangan :
                           n : jumlah sampel
                           2 : two tail   

uji yang kedua ini adalah uji reliabilitas, untuk lolos uji ini dengan cara membandingkan apabila cronbach alpha > 0,70 maka data tersebut dikatakan handal, hal ini diperkuat oleh teori ghozali (2013;48)
untuk mengkur baik tidaknya analisis regresi linier berganda ini dengan cara memakai uji asumsi klasik, uji asumsi klasik ini ada 5 uji, tetapi penulis akan memasukan 3 uji saja karena uji ini sering digunakan oleh peneliti yaitu :

Uji multikolineritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Uji multikolineritas dalam penelitian ini dengan menggunakan dasar pengambilan keputusan, Jika nilai Variance Inflation Factor (VIF) tidak lebih dari 10 dan nilai Tolerance (TOL) tidak kurang dari 0,1, maka model dapat dikatakan terbebas dari multikolineritas (Ghozali, 2013;106). 

wisuda

Uji Heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homokedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homokedastisitas atau tidak terjadi Heteroskedastisitas (Ghozali, 2013: 139), Untuk melihat adanya heteroskedastisitas adalah dengan menggunakan uji statistik. Uji statistik yang dipilih adalah uji Glejser, dasar pengambilan keputusan uji heteroskedastisitas melalui uji Glejser adalah apabila hasil sig > 0,05 maka tidak terdapat gejala heteroskedastisitas (Ghozali, 2013;143).
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Uji normalitas dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis grafik dideteksi dengan melihat penyebaran data (titik) pada sumbu diagonal dari grafik atau histogram dari residualnya. Dasar pengambilan keputusan menurut Ghozali (2013;163) yaitu: 1. Jika data menyebar disekitar garis  diagonal dan mengikuti arah garis histogramnya menunjukan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. 2. Jika data menyebar jauh dari diagonal dan tidak mengikuti arah garis histogram tidak menunjukan pola distribusi normal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.
koefisien determinasi (R²) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen

uji hipotesis ini adalah pengujian dugaan sementara, uji hipotesis ini ada  dua yaitu, pengujian t (pengujian secara parsial, dengan kreteria t hitung > dari t tabel atau signifikan < 0,05 maka secara parsial dikatakan ada pengaruh), dan pengujian F (pengujian secara simultan dengan kreteria Fhitung > F tabel atau signifikan < 0,05 ama secara simultan ada pengaruh)
ibadah

MENGENAL METODE KUANTITATIF ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA

METODE KUANTITATIF ADALAH suatu metode penelitian bedasarkan statistik, kita perjelas lagi : suatu metode dalam karya ilmiah yang men...